RSS
Facebook
Twitter

Friday, 23 May 2014

Wanita Penghuni Surga

Penulis: Ummu Rumman Siti Fatimah
Muraja’ah: ustadz Abu Salman

Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, Ibnu Abbas berkata padaku,
“Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?”
Aku menjawab, “Ya”

Kisah Seorang Alim Dan Seorang Pelacur

Dikisahkan, seorang alim yang bertetangga dengan seorang pelacur. Setiap kali orang alim ini memandang rumah sang pelacur, dalam pikirannya yang terbayang/ terlintas adalah sang pelacur itu pasti selalu melakukan perbuatan mesum. Prasangka buruk itu selalu terlintas dibenaknya setiap kali dia teringat akan si pelacur tersebut.

Nasehat Emas Imam Asy-Syafi’i

Beliau rahimahullah berkata dalam kitab Diwan Al-Imam Asy-Syafi’i,
Aku melihat pemilik ilmu hidupnya mulia walau ia dilahirkan dari orangtua terhina.
Ia terus menerus menerus terangkat hingga pada derajat tinggi dan mulia.

Orang Yang Rusak & Merugi

Syu'bah dan Hisyam berkata:
Diriwayatkan dari Qatadah, dari Yunus bin Jubair bahwa ia berkata:
"Kami menjenguk Jundub."

Thursday, 22 May 2014

Nasehat Untuk Khalifah Harun Al Rasyid

Khalifah Harun Al Rasyid, beliau sangat mencintai nasihat yang mengingatkan diri pada hari akhirat.
Al-Ashma’i berkata,
“Pada satu hari Harun Al Rasyid memanggilku.
Saat itu dia menghiasi istana, membuat hidangan yang banyak dan lezat, lalu dia memanggil Abu Al-Atahiyyah dan berkata kepadanya,
“Sifatilah kenikmatan dan kesenangan hidup kami.”
Maka Abu Al Athiyah menyenandungkan sebuah syair,

Hiduplah semaumu dibawah naungan istana nan megahmu
Engkau berusaha mendapatkan apa yang engkau senangi
Baik pada waktu sore maupun pagi
Namun, apabila jiwa tersengal-sengal
Karena sempitnya pernapasan dalam dada
Saat itu barulah engkau tahu
Bahwa selama ini engkau sedang tertipu

Suatu saat lainnya, Harun Al Rasyid memanggil Abu Al Atahiyyah lalu berkata,
“Nasihatilah saya dengan sebuah bait syair.”
Maka Abu Al Athiyah berkata,
Jangan engkau merasa aman dari kematian sekejap mata pun
Meski engkau mempunyai para penjaga dan para pasukan
Ketahuilah bahwa panah kematian pasti tepat sasaran
Meski bagi yang membentengi diri darinya
Engkau ingin selamat namun tidak mau mengikuti jalannya
Bukankan sebuah bahtera tidak akan mungkin berlayar di jalan raya

Begitu mendengarnya, Harun Al Rasyid pun langsung jatuh pingsan.

Tuesday, 20 May 2014

Anak Kecil Yang Takut Api Neraka

Dalam sebuah riwayat menyatakan bahwa ada seorang lelaki tua sedang berjalan-jalan di tepi sungai, sedang dia berjalan-jalan dia terpandang seorang anak kecil sedang mengambil wudhu' sambil menangis.

Wanita Bisu, Tuli, Buta dan Lumpuh

Seorang lelaki yang saleh bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba dia melihat sebuah apel jatuh ke luar pagar sebuah kebun buah-buahan. Melihat apel yang merah ranum itu tergeletak di tanah terbitlah air liur Tsabit, terlebih-lebih di hari yang sangat panas dan di tengah rasa lapar dan haus yang mendera.

Sepotong Roti Penebus Dosa

Abu Burdah bin Musa Al-Asy'ari meriwayatkan, bahwa ketika menjelang wafatnya Abu Musa pernah berkata kepada puteranya: "Wahai anakku, ingatlah kamu akan cerita tentang seseorang yang mempunyai sepotong roti." 

Riya' Membinasakan Ibadah

Pada suatu waktu sahur, seorang abid membaca Al-Quran, surah "Thoha", di dirumahnya yang berdekatan dengan jalan raya. Selesai membaca, dia merasa sangat mengantuk, lalu tertidur. Dalam tidurnya itu dia bermimpi melihat seorang lelaki turun dari langit membawa senaskhah Al-Quran.

Taubatnya Wanita Pezina dan Pembunuh

Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa rias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya.

"Waa Mu'tashimaah!"

Dia adalah khalifah al-Mu'tasim. Kisah heroik Al-Mu'tashim dicatat dengan tinta emas sejarah Islam. Peristiwa bersejarah tersebut terjadi pada tahun 223 Hijriyyah, yang disebut dengan Penaklukan kota Ammuriah.

Agar Jangan Sampai Dikatakan


Suatu hari Umar sedang duduk di bawah pohon kurma dekat Masjid Nabawiy. Di sekelilingnya para Sahabat sedang asyik berdiskusi sesuatu. Di kejauhan datanglah tiga orang pemuda. Dua pemuda memegangi seorang pemuda lusuh yang diapit oleh mereka. Ketika sudah berhadapan dengan Umar, kedua pemuda yang ternyata kakak beradik itu berkata, :
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
  • Blogger news

  • Blogroll

  • About